Keluarga Infokom

Keluarga Infokom
Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan

Tugas Makalah Teori Informasi

Buatlah makalah Teori Informasi mengacu sebuah jurnal/penelitian dengan cangkupan BAB 1 dan BAB 2.
Dikumpulkan SELASA, 26 APRIL 2011, HARDCOPY disertakan referensinya (jurnal/penelitian yang dijadikan acuan).

Jawaban Tugas Arsikom Memory Addressing

Tugas Arsikom
prosesor yang tersedia adalah 8088 dengan 8 bit data dan 16 bit address
16 bit address berarti ada 2^16 atau 65536 sel variasi alamat bisa juga berarti 64KByte
16 bit address juga menunjukkan berarti ada 16 keluaran pada mikro yaitu A0-A15
memori yang tersedia adalah tipe 1x27128 dan 1x62512
27 menunjukkan memori berjenis rom dan 128 menunjukkan ada 128 Kbit inputan
128 Kbit sama dengan 128 : 8 Byte = 16 KByte
16 KByte merupakan 2^14
Karena user hanya memerlukan 8 Kbit memori program saja maka 8 KByte merupakan 2^13
berarti ada 13 inputan yang dipakai yaitu A0-A12
62 menunjukkan memori berjenis ram dan 512 menunjukkan ada 512 Kbit inputan
512 Kbit sama dengan 512 : 8 Byte = 64 KByte
64 KByte merupakan 2^16
Karena user hanya memerlukan 24 KByte memori data saja maka yang bisa dipakai adalah 32 KByte
karena kelipatan 2 yang mendekati 24 KByte adalah 32 KByte yaitu 2^15
berarti ada 14 inputan yang dipakai yaitu A0-A14
Karena yang tersedia di mikroprosesor sekarang tinggal A15
dan memori yang digunakan hanya 2 maka akan diperlukan chip select untuk memilih salah satu dari memori itu
A15 akan dihubungkan ke decoder 1 ke 2 karena keluaran yang tersedia tinggal A15
sedangkan memori yang digunakan ada 2

A15 A14 A13 A12 A11 A10 A9 A8 A7 A6 A5 A4 A3 A2 A1 A0 Address Device Memori
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0000 ROM 1 PROGRAM
0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1FFF
0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2000
0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 3FFF
0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4000 RAM 1 DATA
0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5FFF
0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6000
0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 7FFF
1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 8000
1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 9FFF
1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 A000
1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 BFFF
1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 C000
1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 DFFF
1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 E000
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 FFFF
Berikut merupakan table address decoder yang digunakan
INPUT OUTPUT
A15 O1 O2
0 1 0
1 0 1
Design bentuk memori dan decodernya adalah sebagai berikut

Tugas Pengganti Kuliah PBR Reguler 1

Sebutkan jenis memori yang terdapat pada mikroprosesor 8088?

TUGAS I MIKROPROSESOR untuk ELEKTRO R1 2010

16.25 by infokers 0 komentar
1. Diberikan IC 27256, 6264 6116 dan 8255 untuk generic sistem up dengan memory space tunggal
    a. Tempatkan 27256 mulai dari alamat 0000h, selanjutnya 6264, 6116 dan 8255 berturut turut. Buat memory map-nya, tidak boleh ada ic memory yang tidak bisa diakses/mubazir. Alamat bayangan harus ditulis
    b. Buat rangkaian address decodernya.
2. Dari beberapa IC Memory 6264 dibuat konfigurasi 16K X 16, buatlah rangkaian lengkapnya.
3. Mana yang memerlukan dan tidak memerlukan; 1. clock yang stabil, 2. ADC (anlog to digital converter), untuk macam kendali dengan mikroprosesor dibawah ini, berikan alasannya;
    1. Robot pemindah barang.
    2. Kontrol Lampu lalu lintas.
    3. Kontrol Temperatur Ruangan
    4. Detektor kebocoran GAS
    5. Pengukur kadar Oksigen di Udara
    6. Pengendali putaran motor AC
4. Pada IC Memory 6264 ada 2 buah CS, cari di internet apa alasan ic tersebut memiliki 2 buah CS?
5. Berikan penjelasan tentang ‘Power-on Reset’ pada sistem mikroprosesor.

Tugas Medan 25 Juni 2010

Untuk pembahasan soal medan dengan format doc bisa didownload di sini
Untuk pembahasan soal medan dengan format docx bisa didownload di sini
Jangan lupa kirim dengan format ME_12_NIM1_NIM2_NIM3 untuk subjectnya agar mudah difilter
kalau sudah bisa kirim ke alamat Pak Kiswo di sukiswok[at]yahoo[dot]com
link lain jika server mediafire sedang bermasalah:
doc disini 
docx disini


nb : untuk R1 & R2 deadline Kamis, 24 Juni 2010 pukul 24.00 WIB
by Randicha

Tugas Medan 18 Juni 2010

Untuk pembahasan soal medan dengan format doc bisa didownload di sini
Untuk pembahasan soal medan dengan format docx bisa didownload di sini
Jangan lupa kirim dengan format ME_11_NIM1_NIM2_NIM3 untuk subjectnya agar mudah difilter
mohon maaf temen2 distribusinya agak terlambat dan harus dikirim malam ini juga ya temen2
kalau sudah bisa kirim ke alamat Pak Kiswo di sukiswok[at]yahoo[dot]com

Tugas Medan 11 Juni 2010

Untuk pembahasan soal medan dengan format doc bisa didownload di sini
Untuk pembahasan soal medan dengan format docx bisa didownload di sini
Jangan lupa kirim dengan format ME_10_NIM1_NIM2_NIM3 untuk subjectnya agar mudah difilter
mohon maaf temen2 distribusinya agak terlambat karena menulis equationnya banyak
kalau sudah bisa kirim ke alamat Pak Kiswo di sukiswok[at]yahoo[dot]com

Tugas Medan 4 Juni 2010

Untuk pembahasan soal medan dengan format doc bisa didownload di sini
Jangan lupa kirim dengan format ME_04_NIM1_NIM2_NIM3 untuk subjectnya agar mudah difilter
mohon maaf temen2 distribusinya agak terlambat karena menulis equationnya banyak
kalau sudah bisa kirim ke alamat Pak Kiswo di sukiswok[at]yahoo[dot]com

Tugas Medan 29 Mei 2010

Untuk pembahasan soal medan dengan format doc bisa didownload di sini
Jangan lupa kirim dengan format ME_03_NIM1_NIM2_NIM3 untuk subjectnya agar mudah difilter
mohon maaf temen2 distribusinya agak terlambat karena menulis equationnya banyak
kalau sudah bisa kirim ke alamat Pak Kiswo di sukiswok[at]yahoo[dot]com

Tugas Algoritma 3

13.54 by infokers 0 komentar
1.Bagaimanakah cara untuk menampilkan Algortima dimana x bertambah dari 1 sampai 10 dan y berkurang dari 10 sampai 1
Source codenya
class menampilkan_algoritma {
    public static void main (String[] args){
    int n=10;
    for (int i=1; i<=n; i++)
    {System.out.println(i + " Algoritma "+ (n+1-i));
    }
    }
    }

2.Bagaimanakah cara menampilkan bilangan prima untuk suatu rentan tertentu
Source codenya
import java.util.Scanner;
public class bilanganprima
{
public static void main(String[] args)
{
Scanner input = new Scanner (System.in);
int i, j, min, max, jum=0, total=0;
float rata;
boolean prima;
System.out.print("Masukkan nilai batas bawah: ");
min = input.nextInt();
System.out.print("Masukkan nilai batas atas: ");
max = input.nextInt();    
while (min > max)
{
System.out.print("\n\nBatas atas harus lebih besar dari batas bawah.\nMasukkan nilai batas atas: ");
max = input.nextInt();
}
System.out.print("\n");
for (i=min;i<=max;i++)
{
prima=false;

if (i==2)
prima=true;
else
{
for (j=2;j

{
if (i % j==0)
{
prima=false;
break;
}
else
prima=true;
}
}
if (prima)
{
System.out.printf("%d\t",i);
jum+=1;
total+=i;
}
}
rata=(float)total/jum;
System.out.printf("\n\nTerdapat %d bilangan dengan total %d.",jum,total);
System.out.printf("\nRata-ratanya%5.2f\n",rata);
}
}

3.Bagaimanakah cara untuk menampilkan jumlah dan total bilangan genap yang terdapat pada suatu rentan tertentu
Source codenya
class bilgenap {
    public static void main (String[] args){
    int i, genap=0, ganjil=0, n=6, jumlahgenap=0, jumlahganjil=0;
    System.out.println("Untuk n adalah " + n + " Maka bilangan genapnya adalah");
    for (i=1; i<=n; i++)
        {if (i%2==0)
        {
        System.out.printf("%d\t\n", i);
        genap++;
        jumlahgenap=jumlahgenap+i;
        }
    else
        {
        ganjil++;
        jumlahganjil=jumlahganjil+i;
        }
    }
    System.out.println("Jumlah bilangan genap = " + genap);
    System.out.println("Jumlah bilangan ganjil = " + ganjil);
    System.out.println("Jumlah total bilangan genap = " + jumlahgenap);
    System.out.println("Jumlah total bilangan ganjil = " + jumlahganjil);
    }
    }

Tugas Medan Jumat 23 April 2010

Duh hari ini aku buat lagi sampai jam 3 malem, semoga tugas yg deadlinenya mepet ini dapat memberi manfaat
Untuk pembahasan soal medan dengan format docx bisa didownload di sini
dan untuk format doc bisa didownload di sini
Jangan lupa kirim dengan format ME_NIM1_NIM2_NIM3 untuk subjectnya agar mudah difilter
mohon maaf temen2 distribusinya agak terlambat karena menulis equationnya banyak
kalau sudah bisa kirim ke alamat Pak Kiswo di sukiswok[at]yahoo[dot]com
Kalau temen2 merasa jawaban ini bermanfaat silakan beri comment
mohon teliti ulang bila ada kesalahan

Tugas Medan Rabu 21 April 2010

Untuk pembahasan soal medan dengan format docx bisa didownload di sini
dan untuk format doc bisa didownload di sini
mohon maaf temen2 distribusinya agak terlambat karena menulis equationnya banyak
kalau sudah bisa kirim ke alamat Pak Kiswo di sukiswok[at]yahoo[dot]com

Tugas Algoritma 2

Wah dari kemarin Pak Maman belum masuk nih. Gimana nih temen-temen masih bingung tentang tugasnya?
Nested if atau if bersarang jelas bukan if bercabang. Pada tugas sebelumnya tentang membuat urutan nilai Pak Maman minta menggunakan else if alias fungsi if yang bercabang. Pada if bercabang kondisinya saling berhubungan tetapi tidak mempengaruhi kondisi yang lain. Pada if bersarang kondisi yang satu tentu mempengaruhi kondisi yang lain. Misalnya kalau nilai 85-100 mendapat A, dengan nilai A berarti mahasiswa lulus, dengan lulus berarti tidak usah mengulang atau ikut SP, dengan tidak mengikuti SP maka menghemat uang kos, dengan menghemat uang kos maka kita bisa menabung temen-temen. Selain itu boleh ada kondisi lain bila tidak mendapat A. Itulah analogi simpel dari if bersarang untuk contoh programnya saya coba buat tentang nilai beban dari suatu rangkaian, biar keliatan elektronya, hahaha

Tugas Algoritma 1

Buat temen-temen yang kemarin ketinggalan n belum sempat nyatet jawaban tugas algo 1 ni ada source codenya. Buat temen-temen yang ingin belajar fundamental java bisa download trick-trick dasar java
di sini

Soal pertama adalah mencari akar
import java.lang.Math;
//perintah di atas digunakan untuk mengimport fungi-fungsi matematika pada java temen-temen. Di java tu ada beberapa fungsi matematika seperti Math.sin(x) untuk cari nilai sinus sudut x Math.cos(x) untuk cari nilai cos sudut x tapi kalo arcus tangen misalnya kasi a depannya jadi Math.atan(x) gitu. Terus juga bisa nyari akar dengan Math.sqrt(x) dan nyari nilai absolut dengan Math.abs(x)
class akar {
public static void main (String[] args){
//input nilai a,b,c ya temen-temen untuk det alias determinan harus pake float soalnya kan bisa jadi desimal dengan rentang nilai dari negatif mpe positif, kalau akar pake double soalnya dari bilangan desimal di akar lagi mesti komanya nambah banyak
float a = 2;
float b = 2;
float c = 2;
float det;
double akar1;
double akar2;
//terus tulis keterangannya biar jelas soalnya belum pake input output nih
System.out.println("nilai a = " + a);
System.out.println("nilai b = " + b);
System.out.println("nilai c = " + c);
//hitung determinan pake rumus ya
det = b*b-4*a*c;
//di sini mulai percabangan nih temen-temen karena ada dua jenis determinan positif n negatif jadi kalo lebih dari 0 pa 0 nilaine positif jadi akar real
if(det >= 0){
System.out.println("Akar Real");
//kalau nyari akar2nya berarti pake rumus kecap alias ABC, inget nulis negatif harus dikali -1 soalnya kalo ngga dianggap java sebagai dikurangi b
akar1=(-1*b+Math.sqrt(det))/(2*a);
akar2=(-1*b-Math.sqrt(det))/(2*a);
System.out.println("nilai akar1 :" + akar1);
System.out.println("nilai akar2 :" + akar2);
}
else{
System.out.println("Akar Imajiner");
//karena di sini nilai negatif maka harus diabsolutkan dulu ya temen2
det = Math.abs(det);
//kalau akar2nya ada nilai imajinernya maka nilai real dan imajiner harus dipisah karena di java ngga ada fungsi khusus untuk menghitung nilai imajiner makanya kita akali dengan nulis karakter j di depan akar imajiner
akar1=-1*b/(2*a);
akar2=(Math.sqrt(det))/(2*a);
System.out.println("nilai akar1 :" + akar1 + " + j "+ akar2);
System.out.println("nilai akar2 :" + akar1 + " - j "+ akar2);
}
}
}