Keluarga Infokom

Keluarga Infokom

DKP Alert

Tugas PBO Contoh


//ini code buat class Main.java
package pegawai;
public class Main {
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
}
}


//ini code buat class Employee.java
package pegawai;
import java.util.*;
public class Employee
{
private String nama;
private double gaji;
private Date wktKrj;
public Employee (String nama, double gaji, int tahun, int bulan, int hari)
{
this.nama=nama;
this.gaji=gaji;
GregorianCalendar kalender = new GregorianCalendar (tahun, bulan-1, hari);
this.wktKrj = kalender.getTime();
}
public Date getWktKrj()
{
return wktKrj;
}
public String getNama()
{
return nama;
}
public double getGaji()
{
return gaji;
}
public void naikGaji (double dgnPersen)
{
double naik = gaji * dgnPersen / 100;
gaji += naik;
}
}


//ini code buat class Manager.java merupakan inheritance dari Employee.java
package pegawai;
public class Manager extends Employee
{
protected double bonus;
public Manager (String nama, double gaji, int tahun, int bulan, int hari)
{
super(nama, gaji, tahun, bulan, hari);
bonus = 0;
}
public void setBonus (double bonus)
{
this.bonus = bonus;
}
public double getGaji ()
{
double gajiPokok = super.getGaji();
return gajiPokok + bonus;
}
}


//ini code buat class EksekutifManager.java yang merupakan inheritance dari Manager.java
package pegawai;
public class EksekutifManager extends Manager
{
private double untungProyek;
public EksekutifManager (String nama, double gaji, int tahun, int bulan, int hari)
{
super(nama, gaji, tahun, bulan, hari);
untungProyek = 0;
}
public void setBonus (double bonus)
{
this.bonus = bonus;
}
public void setUntungProyek(double untungProyek)
{
this.untungProyek = untungProyek;
}
public double getGaji()
{
double gajiPokok = super.getGaji();
return gajiPokok + bonus + untungProyek;
}
}


//ini merupakan class untuk membentuk objek dan menampilkan hasil perhitungan
package pegawai;
public class ManagerTest
{
public static void main (String[] args)
{
EksekutifManager eks = new EksekutifManager("Yosua Alvin", 150000, 1990, 10, 13);
eks.setUntungProyek(10000);
eks.setBonus(5000);
Manager bos = new Manager("Ragil Aji", 100000, 1990, 10, 13);
bos.setBonus(5000);
Employee staff = new Employee("Yuli Syarif", 50000, 1990, 10, 13);
System.out.println("nama dari eksekutif adalah = " + eks.getNama() + ", gajinya = " + eks.getGaji());
System.out.println("nama dari bos adalah = " + bos.getNama() + ", gajinya = " + bos.getGaji());
System.out.println("nama dari staff adalah = " + staff.getNama() + ", gajinya = " + staff.getGaji());
}
}

ini merupakan running programnya

nama dari eksekutif adalah = Yosua Alvin, gajinya = 170000.0
nama dari bos adalah = Ragil Aji, gajinya = 105000.0
nama dari staff adalah = Yuli Syarif, gajinya = 50000.0

Tugas Pendahuluan Percobaan 2

1. Apakah perbedaan push button dan toggle button, pada saat masing-masing tombol ini digunakan?
2. Apakah perbedaan operasi bit dan byte, pada saat apa masing-masing operasi ini digunakan?
3. Apakah kepanjangan dan maksud dari kode program di bawah ini!
   EQU, ORG, MOV, ACALL, LCALL, SETB, CLR, SJMP, AJMP, DJNZ, RET, XCH, PUSH,
   POP, ANL, ORL, XLR, CPL, RL, RLC, RR, RRC, SWAP, ADD, ADDC, SUBB, INC,
   DEC, MUL, DIV, DA, JZ, JNZ, DJNZ, JB, JNB, CJNE, NOP
4. Jelaskan aturan penggunaan dan aturan pengisian nilai pada perintah MOV!
5. Jelaskan tentang Accumulator (A/ACC) pada mikrokontroller MCS51!

Ketentuan:
a. dikerjakan dengan rapi, dikumpulkan Selasa sebelum praktikum perdana (lihat jadwal), di depan pintu lab dan ditata yang rapi (di clip, jepit, dll.)
b. semua tugas pendahuluan disusun  berdasar kebutuhan praktikan pada saat praktikum, jadi harap dikerjakan dengan ikhlas dan diniati untuk belajar...

by Randi

Jawaban:
1. push button : membentuk tombol yang jika di klik akan tertekan dan segera kembali ke posisi semula toggle button : membentuk tombol yang jika di klik akan tertekan terus dan baru kembali ke kondisi semula jika di klik lagi

2. operasi byte merupakan operasi yang melibatkan 8bit data sekaligus eshingga disebut operasi byte, misalnya mengisi accumulator dengan data 8bit sekaligus isi accumulator yang 8bit dijumlahkan dengan isi memori yang 8bit juga. Sedangkan operasi bit adalah operasi yang mengolah data per bit untuk keperluan ini, bit carry dalam PSW diperlukan sebagai "accumulator bit". Operasi bit yang bisa ditangani oleh MCS51 antara lain: pemberian nilai pada data biner 1bit, perpindahan data 1bit, operasi logika 1bit

3. kepanjangan dan maksud dari opcode berikut:
EQU: (equivalent) mendefisisikan suatu yang constan(Tetap),data yang telah didefinisikan dengan perintah EQU tidak dapat dirubah

ORG: (origin) menunjukkan lokasi memori tempat instruksi atau perintah yang ada di bawahnya disimpan

MOV: (move from memory) mengcopy nilai atau angka menuju suatu register,variabel atau memory

ACALL: (absolute call) memanggil sub rutin program

LCALL: (long call) menjalankan blok rutin di tempat lain sampai selesai, dan kemudian kembali menjalankan instruksi-instruksi dibawah instruksi LCALL tadi, yang sempat ditinggalkannya

SETB: (set bit) memberikan logika "1" ( tegangan positif ) pada bit operand

CLR: (clear) memberikan logika 0 pada bit operand

SJMP: (Short Jump) lompat tanpa syarat jarak pendek. Disebut juga sebagai Jump relatif 8-bit

AJMP: (Absolute JUMP) lompat tidak bersyarat jarak menengah. Disebut juga sebagai Jump 11-bit

DJNZ: (Decrement and Jump if not Zero) mengurangi 1 nilai register serbaguna (R0..R7) atau memori-data, dan Jump jika ternyata setelah pengurangan 1 tersebut hasilnya tidak nol.

RET: (Return) digunakan untuk mengembalikan Kontrol program pada si-pemanggil procedure

XCH: (Exchange Bytes) memberikan data transfer dua arah yang sangat baik untuk mempercepat operasi

PUSH: menambah item pada stack pada tumpukan paling atas

POP: mengambil item pada stack pada tumpukan paling atas

ANL: (AND Logic) Operasi logika AND banyak dipakai untuk me-‘0’-kan beberapa bit tertentu dari sebuah bilangan biner 8 bit, caranya dengan membentuk sebuah bilangan biner 8 bit sebagai data konstan yang di-ANL-kan bilangan asal

ORL: (OR Logic) Operasi logika OR banyak dipakai untuk me-‘1’-kan beberapa bit tertentu dari sebuah bilangan biner 8 bit, caranya dengan membentuk sebuah bilangan biner 8 bit sebagai data konstan yang di-ORL-kan bilangan asal

XLR: (XOR Logic) Operasi logika Exclusive-OR banyak dipakai untuk membalik nilai (complement) beberapa bit tertentu dari sebuah bilangan biner 8 bit, caranya dengan membentuk sebuah bilangan biner 8 bit sebagai data konstan yang di-XRL-kan bilangan asal

CPL: (complement) Instruksi CPL dipakai untuk membalik

RL: (rotate left) melakukan operasi pergeseran ke kiri sebanyak 1 bit

RLC: (rotate left through carry) menggeser isi register A ke kiri

RR: (Rotate Right) melakukan operasi pergeseran ke kanan sebanyak 1 bit

RRC: (Rotate Right through Carry) menggeser isi register A ke kanan

SWAP: (Swap Nibbles) melakukan operasi pertukaran data low nible dan high nible

ADD: melakukan operasi penjumlahan akumulator dengan suatu operand dan hasilnya disimpan dalam akumulator

ADDC: (Add with Carry) sama dengan add tetapi addc akn mengikuti carry bit dalam setiap operasi penjumlahan

SUBB: Melakukan operasi pengurangan.Isi Akumulator A dikurangi dengan bilangan 1 byte dengan nilai bit Carry, hasil pengurangan akan ditampung kembali dalam Akumulator

INC: (Increment) digunakan khusus untuk pertambahan dengan 1

DEC: (Decrement) digunakan khusus untuk pengurangan dengan 1

MUL: (multiply) Melakukan operasi perkalian,misal MUL AB : bilangan biner 8 bit dalam Akumulator A dikalikan dengan bilangan biner 8 bit dalam register B. Hasil perkalian berupa bilangan biner 16 bit

DIV: (divide) Melakukan operasi pembagian, misal DIV AB : bilangan biner 8 bit dalam Akumulator A dibagi dengan bilangan biner 8 bit dalam register B

DA: (Decimal Adjust) dipakai setelah perintah ADD; ADDC atau SUBB, dipakai untuk merubah nilai biner 8 bit yang tersimpan dalam Akumulator menjadi 2 buah bilangan desimal yang masing-masing terdiri dari nilai biner 4 bit

JZ: (Jump if Zero) Instruksi ini akan memeriksa isi A. Jika dia 00, maka program akan melompat ke alamat yang ditunjuk

JNZ: (Jump if not Zero) Instruksi ini tidak akan memeriksa isi A. Jika dia 00, maka program akan melompat ke alamat yang ditunjuk Instruksi JC (Jump on Carry) dan instruksi JNC (Jump on no Carry) adalah instruksi jump bersyarat yang memantau nilai bit Carry di dalam Program Status Word (PSW)

DJNZ: (Decrement and Jump if not Zero) mengurangi 1 nilai register serbaguna (R0..R7) atau memori-data, dan Jump jika ternyata setelah pengurangan 1 tersebut hasilnya tidak nol

JB: (Jump on Bit Set) membaca data per satu bit, jika data tersebut adalah 1 maka akan menuju ke alamat kode dan jika 0 tidak akan menuju ke alamat kode

JNB: (Jump on not Bit Set) membaca data per satu bit, jika data tersebut adalah 0 maka akan menuju ke alamat kode dan jika 1 tidak akan menuju ke alamat kode

CJNE: (Compare and Jump if Not Equal) membandingkan dua nilai yang disebut dan MCS akan Jump kalau kedua nilai tersebut tidak sama

NOP: (No Operation) tidak melakukan Operasi apa - apa

4. Format MOV Operand1, Operand2
Fungsi Menyalin isi dari Operand2 kedalam Operand1
Kalimat Matematika Operand1 = Operand2
Contoh MOV EAX, 0Ah ; EAX = 0000000Ah

5. Accumulator adalah suatu register (memori) yang dapat melakukan semua operasi perhitungan dan semua instruksi yang dimiliki oleh prosesor dari mikrokontroler. Contohnya adalah operasi perkalian, penjumlahan, pengurangan, dan instruksi pengaksesan register lainnya, atau pengaksesan RAM

Teori Informasi Alert

Bahan jurnal mdpi.com/journal/entropy
agar tidak sama harap konfirmasi judulnya
Format Penulisan Makalah
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Kegunaan Penelitian
1.5 Metode Kajian
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
DAFTAR RUJUKAN

Tugas Makalah Teori Informasi

Buatlah makalah Teori Informasi mengacu sebuah jurnal/penelitian dengan cangkupan BAB 1 dan BAB 2.
Dikumpulkan SELASA, 26 APRIL 2011, HARDCOPY disertakan referensinya (jurnal/penelitian yang dijadikan acuan).

Jawaban TP Mikro Percobaan 1 no.1-3

Selasa, 12 April 2011 09.00 by muchammad yanuary 0 komentar
Untuk no1-3 ada jawabannya ni di sini...

http://www.mediafire.com/?o5vv2j1105ejjov

no selanjutnya di buku...

TP Mikroprosesor Percobaan 1

1. Pelajari instrksi set untuk Assembler MCS51 !

2. Penulisan Bahasa Assembler menggunakan compiler ASM 51,

menggunakan case sensitive atau tidak, jelaskan dengan contoh !

3. Bagaimana aturan aturan dan tata cara penulisan data assembler ?

4. Jika menggunakan compiler ASM51, jelaskan SYMBOL, LABELS,

ASSEMBLER CONTROL, ASSEMBLER DIRECTIVE yang tertulis dala file

ASM_MAN.doc

5. Jelaskan perbedaan CALL, ACALL, LCALL, JMP, SJMP, AJMP, LJMP ?
untuk effisiensi sebaiknya menggunakan yang mana ?

6. Sebut dan jelaskan berbagai macam mnemonic (instruksi set) yang

digunakan pada bahasaassembler MCS51?

7. Buat tabel nama dan nilai maksimum data tipe untuk Assembler

MCS51!